Laut Merah

Laut Merah merupakan salah satu wisata yang memiliki keanekaragaman hayati, terumbu karang, atol dan kadar garam yang tinggi. Walaupun banyak spesies berbahaya di laut Merah, tetapi tidak menyurutkan para penyelam untuk menikmati keindahannya. Sepanjang pantai kota Jeddah berdiri bangunan-bangunan peristirahatan, tempat permainan anak-anak yang menyerupai Walt Disney, yang tidak hanya satu di sepanjang pantai itu. Selain itu juga terdapat permainan ice skyting.

Tidak ketinggalan juga hotel-hotel berbintang dan restaurant yang ikut menyemarakkan kota Jeddah di sepanjang pantai Laut Merah. Tempat rekreasi kota Jeddah bisa dimulai dengan menyusuri sejak Istana Keluarga Kerajaan Arab Saudi yang menampilkan air mancur yang memancar hingga mencapai 100 meter tingginya. Sementara di depan air mancur tersebut, disediakan tempat-tempat duduk untuk memandang keindahan air mancur, tampak dengan megahnya Guest House kerajaan, bangunan-bangunan sekitar istana kerajaan, juga didampingi gedung kantor militer Arab Saudi, dan juga kantor Atase Amerika Serikat.

Bergerak terus sepanjang jalan di tengah-tengah jalan kota wisata Jeddah ini, berdiri ornamen-ornamen berbentuk patung, seperti kapal laut, mobil-mobil yang di panjang di atas suatu tembok dengan sepotong bentuk mobil yang muncul dari tembok tersebut. Selain itu juga ada patung-patung peluru, patung guci indah, patung mesin industri, yang kesemuanya bangunan tersebut diletakkan di tengah-tengah jalan pemisah jalur jalan kiri dan kanan.

Satu hal yang paling menarik di sepanjang pantai ini adalah sebuah Masjid Terapung. Masjid ini berdiri di atas laut, yang tentunya masjid yang menjorok dari pantai ke tengah laut. Sehingga para wisatawan yang sedang berkunjung untuk belanja di kota Jeddah ini tidak bisa melupakan dan menyempatkan diri untuk bersalat di sini. Jika melihat ke dalam masjid ini, bentuk kubah di dalamnya dilingkari kaligrafi ayat-ayat suci Al-Quran serta dihiasi lampu-lampu kristal yang sangat cantik.

Begitu juga dengan lantai masjid terapung yang berlantaikan marmer, sedangkan di dalam masjidnya sendiri dilapisi permadani yang sangat indah luar biasa, yang juga dilengkapi rak-rak al-Quran beserta al-Qurannya.

Laut merah ini merupakan sebuah teluk di sebelah barat Jazirah Arab yang memisahkan benua Asia dengan Afrika. Jalur ke laut di selatan melewati Babul Mandip dan Teluk Aden sedangkan di utara terdapat Semenanjung Sinai dan Terusan Suez. Laut ini di tempat yang terlebar berjarak 300 km dan panjangnya 1.900 km dengan titik terdalam 2.500 m. Suhu permukaan laut selalu konstan sekitar 21-25°C dengan jarak penglihatan 200 m. Namun, sering terjadi angin kencang dan arus lokal yang membingungkan.

Alasan laut ini diberi nama laut merah yaitu sesuai penjelasan secara ilmiah menyebutkan bahwa warna merah di permukaan muncul akibat Trichodesmium erythraeum yang berkembang. Ada juga yang menjelaskan bahwa namanya berasal dari gunung yang kaya mineral di sekitarnya dan berwarna merah. Selain Jeddah, kota-kota yang terdapat di pesisir Laut Merah antara lain: Sharm el Sheikh, Pelabuhan Sudan, dan Eilat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s