Masjidil Haram

Masjidil haram merupakan salah satu wisata masjid yang bisa di nikmati oleh para jamaah haji dan merupakan tujuan utama dalam ibadah haji. Masjidil haram ini terletak di kota Mekkah yang dipandang sebagai tempat tersuci bagi umat Islam dan merupakan masjid tertua di dunia. Masjid ini selalu ramai dikunjungi umat Islam untuk beribadah salat, umrah, haji dan belajar ilmu agama. Masjidil haram mempunyai tujuh menara dan 19 pintu gerbang yang masing-masing mempunyai nama tersendiri seperti Bab as-Salam (pintu salam), merupakan tempat pertama sebelum melakukan tawaf, pintu ke luar menuju Bukit Safa untuk melakukan sai. Di dalam Masjidil haram terdapat Ka’bah, maqam Nabi Ibrahim AS, Hajar Aswad (batu hitam), dan sumur zamzam. Masjid ini dibangun mengelilingi Ka’bah yang menjadi arah kiblat bagi umat Islam dalam mengerjakan ibadah shalat. Imam Besar masjid ini adalah Syaikh Abdurrahman As-Sudaiss, seorang imam yang dikenal dalam membaca Al Qur’an dengan artikulasi yang jelas dan suara yang merdu.

Menurut hadits shahih, satu kali salat di Masjidil Haram sama dengan 100.000 kali salat di masjid-masjid lain, kecuali Masjid Nabawi dan Masjidil Aqsha. Satu kali salat di Masjid Nabawi sama dengan 1.000 kali salat di masjid-masjid lain, kecuali Masjidil Haram dan Masjidil Aqsha. Adapun satu kali salat di Masjidil Aqsha sama dengan 250 kali salat di masjid-masjid lain, kecuali Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Tembok masif di sebelah kiri adalah batas mesjid dengan kawasan disebelah atasnya yaitu istana Raja Arab Saudi. Gedung bertingkat di belakang mesjid adalah Hotel Zamzam. Masjidil Haram tampak megah di bagian kanan, disitulah letak bukit Safa yang sudah ditutup dan dimasukkan kedalam kawasan mesjid.

Perbukitan padat rumah di bagian belakang Masjidil Haram. Pagar besi dan merah adalah batas area mesjid. Beberapa terowongan digali menerobos bukit-bukit itu untuk jalan akses keluar kawasan Masjidil haram. Di latar belakang tampak pemandangan unik nan eksotis khas kota Mekkah yang berbukit-bukit dengan gaya rumah kotak-kotak. Rumah terbawah di bagian tengah yang agak lebar adalah rumah kelahiran Rasulullah SAW.

Tempat minum air zamzam yang terletak di bagian pagar terluar mesjid. Lokasi ini biasanya dipakai untuk mengambil air zam-zam dalam jumlah banyak oleh para jamaah. Air dan kebersihan terus terjaga karena “dikawal” 24 jam oleh para pekerja asalah India, Bangladesh dan sesbagian kecil pekerja Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s